Sunday, February 25, 2024

Nasihat Mbah Moen

 Menurut Gus Mus, ada dua ciri wali Allah yang dimiliki Mbah Moen, yaitu alim dan istiqamah. Selain itu, ciri wali yang lain adalah tidak pernah ditaklukkan oleh rasa takut duniawi dan tidak pernah memiliki rasa susah.

Kata-Kata Mutiara Mbah Moen

KH Maimun Zubair atau Mbah Moen. (Istimewa)
KH Maimun Zubair atau Mbah Moen. (Istimewa)

1. Jika engkau bukanlah orang yang menguasai ilmu agama, maka ajarkanlah alif ba’ ta’ kepada anak-anakmu, setidaknya itu menjadi amal jariyah untukmu yang tak terputus pahalanya meskipun kau berada di alam kubur.

2. Jangan mudah berburuk sangka agar tidak gelap hati dan tidak sengsara.

3. Jangan mikir kelak jadi apa, yang penting belajar giat.

4. Janganlah sedih atas suatu musibah, kamu tidak mengetahui apa yang akan Allah berikan kepadamu sebagai gantinya.

5. Jika kau tak bisa berbuat baik sama sekali. Maka tahanlah tangan dan lisanmu dari menyakiti. Setidaknya itu menjadi sedekah untuk dirimu.

6. Termasuk orang yang bagus yaitu orang yang tidak bisa mengaji tetapi suka berkumpul dengan orang yang bisa mengaji.

7. Kamu kalau jadi guru, dosen atau jadi kyai kamu harus tetap punya usaha sampingan agar hati kamu tidak selalu mengharap pemberian ataupun bayaran orang lain.

8. Jika kau tidak bisa berbuat baik, maka tahanlah lisan dan tanganmu dari menyakiti. Setidaknya itu menjadi sedekah untukmu.

9. Salah satu faedah berhubungan dengan masyarakat adalah adanya uji coba terhadap diri pribadi. Hal itu untuk menguji coba hati, akhlak dan sifat-sifat batin yang tidak mungkin terjadi saat sendirian.

10. Jika kemarin kamu berbuat kesalahan, maka hari ini hapuskanlah dengan berbuat kebaikan.

11. Kamu kalau ngaji jangan berniat menjadi kyai. Tetapi, niatkan menjalankan perintah Allah Swt dan menjauhi larangan Allah Swt.

12. Kalau rumah kok dibuat ngaji, insya Allah keturunan itu senang ngaji. Peganglah ucapanku ini, saya pernah dinasehati bapak demikian.

13. Orang di dunia ada yang senang dan ada yang susah. Semua itu supaya mendekatkan diri kepada Allah, tetapi ketika di akhirat susah terus yaitu ketika di neraka, senang terus yaitu ketika di surga.

14. Sebaik-baiknya perhiasan adalah istri yang sholihah. Sebaik-baiknya harta adalah anak sholeh dan sholihah pula. Inilah kenikmatan akhirat yang kelak akan dialami keluarga mukmin.

15. Hidup itu bisa dikatakan tentram bila punya uang tidak merasa gembira dan bila tidak punya uang tidak merasa susah.

16. Ilmu itu nomor dua, dan nomor satunya ialah amal. Namun, ilmu didahulukan daripada amal, karena ilmu tetap diterima Allah meski tidak diamalkan.

17. Orang yang perutnya selalu kenyang akan sulit menjadi orang alim.

18. Perlu kita memahami dan menegaskan bahwa : ‘Saya ini Indonesia, entah asalnya dari Arab, entah dari China, entah dari India atau yang lainnya. Inilah yang disebut ‘Satu Nusa Satu Bangsa’.

19. Wahai pemilik bulan yang agung, bulan Agustus. Bulan yang diagungkan oleh kami dan oleh-Mu, di mana Kau utus Nabi Muhammad SAW (sebagai Rasul) di bulan Agustus sebagaimana kau anugerahi kemerdekaan kami.

20. Jangan pernah meremehkan kebaikan. Bisa jadi seseorang masuk surga bukan karena puasa sunahnya, bukan karena panjang sholat malamnya. Tapi, bisa jadi karena akhlak baiknya dan sabarnya ia ketika musibah datang melanda.

21. Biar bagaimanapun perbedaannya, manusia tetap bisa disatukan walaupun agamanya berlainan.

22. Salat mengajarkan persatuan dan kesatuan. Meskipun berbeda bangsa, bahasa dan negara, namun dalam salat tetap menggunakan satu bahasa yang sama, dan menyembah dzat yang sama.

23. Ya Allah, kebinekaan dan keberagaman yang Engkau titahkan pada kami adalah benar sesuai irodah-Mu agar kami saling mengenal.

24. Kekalahan seorang santri ialah ketika ia mulai kehilangan rutinitas wiridannya.

25. Dinia ini tidak akan kiamat selama masih ada orang ngaji.

26. Kalau mau berbicara, janganlah di saat kamu marah.

27. Bangsa Indonesia ini perlu mempunyai wawasan kebangsaan disertai pengetahuan tentang pergerakan para pendahulu seperti gerakan Budi Utomo. Karena orang yang tidak menghargai gurunya atau pendahulunya, maka Allah akan memberikan cobaan kepadanya dengan kesengsaraan.

28. Barang siapa ingin bertahan mengajarkan ilmu agama di masa sekarang, maka dia harus memiliki pemahaman dan pengetahuan yang belum ada pada zaman dahulu.

29. Perbedaan tak perlu dibesar-besarkan sehingga kita bisa hidup rukun. Yang penting kita umat Islam itu hablumminallah harus dikuatkan dan habluminannas harus dijaga dengan baik.

30. Islam tak akan roboh karena menghormati agama lain.

31. Termasuk tanda kiamat itu ketika orang sudah tak mau bertani karena untungnya sedikit.

32. Orang Yahudi dulu mau mengajar kalau dikasih uang, tetapi kebanyakan kyai sekarang mondar-mandir sambil rokoan tidak mau mengajar kalau tidak dikasih uang.

33. Bagusnya dunia itu ketika pisah antara bagus dan jelek, sebaliknya jeleknya dunia itu ketika campur antara bagus dan jelek.

34. Bagus-bagusnya orang itu ialah orang yang bertaqwa, yaitu tidak mau melakukan dosa, baik dosa kecil maupun besar semuanya ditinggal

35. Dunia itu menjadi contoh atau cermin di akhirat.

36. Semua barang itu akan hilang, orang makan daging juga akan hilang dagingnya, tetapi ada yang tidak hilang yaitu Ruh, ini pemberian lansung dari Allah tanpa proses.

37. Sesuatu yang bagus itu tidak kelihatan, dan akan kelihatan ketika ada yang tidak bagus, contoh kamu tau terang kalau sudah gelap, dan kamu tau Allah ketika kamu tau selain Allah.

38. Orang ketika salat malam mengajak-ajak berati itu menandakan tidak begitu ikhlas, karena waktu malam itu waktu istirahat, kalau mau salat memang dari keinginan diri sendiri.

39. Orang ketika keluar dari kandungan sang Ibu harus susah, sedangkan keluar dari dunia yaitu meninggal harus senang ini alamatnya orang akan senang.

40. Manusia baik itu tidak berubah sikapnya di kala senang dan susah.

1.Nak wong ahli toriqoh utowo ahli tasawuf iku ora ono bedone doso iku gede utowo cilik podo bae kabeh didohi.

(Kalau orang Ahli Toriqoh atau Tasawuf tidak ada bedanya dosa itu baik besar atau kecil semuanya ditinggalkan).

2. Wong neng dunyo iku ono bungahe lan ono susahe, kabeh iku supoyo biso dadek’ake parek marang Allah, Tapi nak neng akhirat nak susah susah tok rupane nang neroko, tapi nak seneng yo seneng tok rupane neng suargo

(Orang di dunia itu ada yang senang dan ada yang susah. Semua itu supaya bisa mendekatkan diri kepada Allah, tetapi kalau di akhirat susah terus yaitu ketika di Neraka, dan senang terus ketika di Surga).

3. Kanggone wong islam nak susah yo disabari nak bungah disyukuri.

8. Nak wong ahli toriqoh utowo ahli tasawuf iku ora ono bedone doso iku gede utowo cilik podo bae kabeh didohi.

(Kalau orang Ahli Toriqoh atau Tasawuf tidak ada bedanya dosa itu baik besar atau kecil semuanya ditinggalkan).

9. Wong iku seng apik ora kena nyepeleake doso senajan cilik, lan ora keno anggak karo amal senajan akeh amale.

(Orang itu yang bagus ialah tidak menyepelekan dosa meskipun kecil dan tidak sombong ketika punya amal meskipun banyak).

10. Dunyo iku dadi tepo tulodone neng akhirat:

الدنيا مراة في الاخرة

15. Wali iku nak katok iku wes ora disiplin wali, masalahe wali iku ora keno kanggo conto, asale tingkahe iku selalu nulayani adat.

(Yang namanya Wali kalau kelihatan itu sudah tidak disiplin Wali, karena Wali itu tidak boleh dicontoh, karena tingkahnya selalu berselisih dengan kebiasaan).

16. Alamate wali iku wes ora biso guneman karo menungso, masalahe wong nak guneman karo menungso iku yo ora biso dzikir karo Allah

(Tanda wali itu sudah tidak bisa berkomunikasi dengan manusia karena kalau berdiskusi dengan manusia biasanya tidak bisa dzikir dengan Allah).

17. Barang yen positif iku ora katon , bisone katon iku angger ono negatif, koyo kuwe biso reti padang yen wes weruh peteng, wong biso ngerti Allah angger wes ngerti liyane Allah.

(Sesuatu yang bagus itu tidak kelihatan, dan akan kelihatan ketika ada yang tidak bagus, contoh kamu tau terang kalau sudah gelap, dan kamu tau Allah ketika kamu tau selain Allah).

18. Wong iku yen solat bengi kok ajak-ajak iku berati ora pati ikhlas, masalahe mbengi iku wayah turu, lah wong solat iku kudune soko karepe dewe.

(Orang ketika salat malam mengajak-ajak berati itu menandakan tidak begitu ikhlas, karena waktu malam itu waktu istirahat, kalau mau salat memang dari keinginan diri sendiri).

19. Sepiro senenge tangi soko kubur, iku sepiro enakke neng alam akhirat.

(Seberapa senangnya orang bangun dari kubur, seberapa senangnya di akhirat).

20. Wong naliko metu soko wetenge simbok iku kudu susah, tapi yen wong metu soko dunyo alias mati iku kudu roso seneng, iki alamate wong seng bakal urip seneng.

(Orang ketika keluar dari kandungan sang Ibu harus susah, sedangkan keluar dari dunia yaitu meninggal harus senang ini alamatnya orang akan senang). (*)


size='medium'/>

Sunday, February 18, 2024

Logika Poro Nabi

 








size='medium'/>

Sunday, December 31, 2023

SAJAK DZIKRUL GHOFILIN

 

Sajak Doa (Teks dan Terjemah) Dzikrul Ghofilin

الدعاء الشعري للحبيب أحمد بن عمر بن سميط و القصائد الدعائية للشيخ حميم جزولي
في ترتيب ذكر الغافلين لمن أحب أن يحشر مع الأولياء والصالحين
Tidak hanya berdakwah di diskotik, lorong-lorong gelap dan hotel-hotel mewah. Beliau juga duduk di antara para hamba Tuhan dalam ritual dzikir yang khidmat. Salah satu warisan beliau yang sangat berharga adalah tradisi Sema’an Al-Quran dan Dzikrul Ghofilin. Beliaulah almarhum KH Hamim Jazuli (1940-1993) atau lebih populer dengan sapaan Gus Miek, putra KH Jazuli Usman pendiri Pesantren Al-Falah Ploso Mojo Kediri.

Susunan wirid Dzikrul Ghofilin yang berarti “dzikirnya orang-orang yang lalai” ini berisi rangkaian tawassul dengan Fatihah bagi para wali, shalawat, istighfar, tahlil dan doa-doa. Tajuk wirid ini adalah; “bagi ia yang senang berkumpul bersama para wali dan hamba-hamba saleh”. Pendherek Gus Miek yang setia mengikuti sema’an Al-Qur’an hingga usai dzikir dan doa ini disebut dengan Jantiko-Mantab. Akronim dari Jama’ah Anti-Koler (anti kelaparan) dan Mantab berasal dari Bahasa Arab ‘man taaba’, berarti ‘orang yang bertobat’.

Alhamdulillah di masjid kami masjid Al-Hidayah Jenggrik, desa Krowe, kecamatan Lembeyan kabupaten Magetan, sejak bulan November tahun 2016 kemaren telah dirintis kegiatan semaan Al-Qur’an dan dzikrul Ghofilin, yang dilaksanakan setiab hari jum’at kliwon dan di sponsori oleh remaja masjid Al-Hidayah. biasanya Sema’an Al-Qur’an dimulai malam jum’at dan dilanjutkan ba’da Shubuh hingga petang bersama para Qori’ dan sami’in. Setelah sholat Maghrib berjamaah, acara dilanjutkan dengan pengamalan Dzikrul Ghofilin dilanjutkan dengan Shalat Isya berjamaah. Dan setelah isya’ ditutup dengan acara do’a khotmil qur’an dan tasyakuran (slametan).

Di bawah ini adalah teks kasidah doa yang dilantunkan di akhir rangkaian Dzikrul Ghofilin. Biasanya, para jamaah Jantiko-Mantab membaca lantunan sajak-sajak ini seusai Sema’an al-Qur’an dan Dzikrul Ghofilin.

Sajak Pertama | Susunan al-Habib Ahmad bin Umar Bin-Sumaith al-Hadhrami:

اَمِينْ يَااللهْ يَارَحْمنُ يَارَحِيمْ # اَنْتَ الْجَوَّادُ الْحَلِيمْ وَاَنْتَ نِعْمَ الْمُعِي
Aamiin Ya Allah duh Gusti kang melasi | Njenengan Maha Loma, aris, lan mitulungi
Aamiin Ya Allah Yang Maha Menyayangi | Engkau Maha Pemurah penolong bagi kami

سَأَلْتُكَ رَبِّي صِحَّةَ الْقَلْبِ وَالْجَسَدْ # وَعَافِيَةَ الْأَبْدَانِ وَالْأَهْلِ وَالْوَلَدْ
Duh Gusti kula nyuwun sehat manah lan raga | lan waras badan kula, putra, lan keluarga
Ya Allah aku pinta sehat jiwa dan raga | serta terjaga badan, sanak dan keluarga

وَطُوْلَ حَيَاةٍ فِى كَمَالِ اسْتِقَامَةٍ # وَحِفْظًا مِنَ الْإِعْجَابِ وَالْكِبْرِ وَالْحَسَدْ
Lan panjang umur kanti sempurna istiqamah | kareksa saking ujub, gumedhe, drengki manah
Kuharap panjang dan istiqamah umur ini | terjaga dari 'ujub, sombong dan dengki hati

وَرِزْقًا حَلَالًا وَاسِعًا غَيْرَ نَاقِصٍ # يَكُوْنُ لَنَا عَوْنًا عَلَى مَنْهَجِ الرَّشَدْ
Lan rizqi halal ingkang jembar tan kekirangan | kang mitulungi kula ing margi kaleresan
Kumohon rizqi halal, luas, tak kekurangan | sebagai penolongku berbuat kebaikan

وَحَقَّكَ عَرِّفْنِي وَوَفِّقْ إلَهِى لِلْــــ # ــقِيَامِ بِهِ فَضَلًا وَجُوْدًا مَعَ الْمَدَدْ
Duh Gusti nyuwun ngertos ating haq Panjenengan | sageta njumenengi kanthi anugrah Tuan
Ajarkanlah padaku hak-Mu duhai Tuhanku | agar bisa kupenuhi sebab anug’rah-Mu

وَعَرِّفْنِ حَقَّ الْمُصْطَفَى لِلْقِيَامِ بِهْ # عَلَى مَا تُحِبُّهُ وَتَرْضَاهُ يَا صَمَدْ
Lan nyuwun ngertos dateng haqipun Kanjeng Nabi | sageta njumenengi ingkang tuan ridhoni
Dan ajarkanlah padaku hak Baginda Nabi | untuk menggapai cinta dan ridha dari Nabi

وَعَرِّفْنِ حَقَّ الْمُسْلِمِيْنَ بِأَسْرِهِ # عَلَيَّ وَوَفِّقْ لِلْقِيَامِ عَلَى الْأَبَدْ
Lan mugi paring ngertos haqipun tiyang Islam | sageta njumenengi kula dateng haq adam
Dan tunjukkanlah kepadaku hak umat Islam | tuntun langkahku 'tuk penuhi hak anak adam

بِجَاهِ النَّبِي صَلَّى الْإِلَهُ وَسَلَّمَا # عَلَيْهِ وَألٍ دَامَ وَالْحَمْدُ لِلْأَحَدْ
Selawat salam mugi katur dateng Jeng Nabi | keluarga sedaya, Puji Lillahi Robbi
Shalawat salam tetap tercurah bagi Nabi | dan keluarganya, bagi-Mu segala puji

Sajak Kedua | Susunan KH Hamim Jazuli Kediri (Gus Miek):

يَاحَلِيمْ يَاحَنَّانْ يَامَلِكُ يَامُبِينْ # وَلاَ نَطْلُبُ شَيْئًا إِلَّا اَنْتَ يَامُعِينْ
Duh Gusti ingkang aris, asih, kang angratoni | naming nyuwun ing Tuan dzat ingkang mitulungi
Duhai Yang Mahabijak, Kasih, nan Maharaja | hanya mohon pada-Mu duhai penolong hamba

رَبَّنَا اسْتَقِمْ ذِكْرَنَا وَذِكْرَالْغَافِلِينْ # وَاجْمَعْنَا فِى الْأَبْرَارِخِيَارِكَ الْفَائِزِينْ
Duh nyuwun langgeng dzikir saha dzikrul ghofilin | mugia kita kempal tiyang sae faizin
S’moga Dzikrul Ghofilin kami terus bersambung | kumpulkan kami bersama orang yang beruntung

شَكَوْنَاكَ رَبَّنَا بَابَ ضُعْفِ نَفْسِنَا #  لِتَغْفِرَنَا غَفَّارُ وَلِتُحْسِنَنَا
Duh Gusti ngaturaken apese badhan kula | mugi paring ngapunten lan sae dateng kita
Gusti, aku bersimpuh dengan kelemahanku | hapuskan segala dosa dan sayangi aku

بِدَوَامِ الْمَعْرِفَةِ أَدِمْ لِقَاءَنَا # بِحَضْرَتِكَ إلَهَنَا يَا إلَهَنَا
Mugia kula langgeng ma’rifat dateng Tuan | tansah pinanggih kula dateng ngarsa Pangeran
Duh Gusti karuniakan ma'rifat padaku | kenikmatan berjumpa s'lalu di hadirat-Mu

سَأَلْنَاكَ الْإِسْتِقَامَةَ فِى تَذَكُّرِكْ # وَاسْتِقَامَتَنَا فِى تَشَكُّرِ نِعَمِكْ
Duh Gusti nyuwun langgeng emut ing Panjenengan | saha tansah nyukuri sedaya kenikmatan
Tuntun aku 'tuk mengingat-Mu sepanjang masa | dan selalu bersyukur atas nikmat yang ada

يَا كَرِيمْ يَاكَرِيمْ أَنْعِمْنَا بِنِعْمَتِكْ # يَاأَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ إِرْحَمْنَا بِرَحْمَتِكْ
Duh Gusti Dzat Kang Loma paring kenikmatan | duh Gusti ingkang Asih paringa kawelasan
Duhai Mahamulia curahkan kenikmatan | duhai Maha Pengasih curahkan kasih sayang

يَالَطِيْفُ يَاخَبِيرْ نَجِّنَا مِنَ الْمِحَنْ # يَاقَوِيُّ يَامَتِينْ أَنْجِنَا مِنَ الْإِحَنْ
Duh Gusti ingkang welas, kang kiyat, lan waspada | nyuwun wilujeng saking sedaya pancabaya
Duhai Yang Mahalembut, Maha Mengetahui | Mahakuat, singkirkan marabahaya kami

رَبَّنَا أَحْسِنْ لَنَا ظَاهِرًا وَ بَاطِنًا # مَعَ حُسْنِ الظَّنِّ بِحَضْرَتِكَ يَامَنَّانْ
Pangeran Panjenengan dandosi kula niki | lahir batin sarana manah sae kang suci
Duh Gusti perbaiki kami jiwa dan raga | serta prasangka baik di dalam hati hamba

يَاجَلِيْلُ بِجَلَالِكَ أَثْبِتِ الْإِيْمَانْ # رَبَّنَا خَيْرَ الْمُنْزِلِيْنَ أَنْزِلِ الْمِنَنْ
Duh Gusti Mahaagung nyuwun tetepe iman | dateng kula sadaya paring kanugrahan
Duhai Yang Mahaagung, tetapkanlah imanku | duhai Maha Pemberi limpahkan anugerahmu

وَيَا عَلِيْمُ أَعْطِ لَنَا عِلْمًا مُعْمَلًا # وَلِرَعِيَّتِنَا عِلْمًا يُدْخِلُ الْجِنَانْ
Pangeran Mahapirsa nyuwun kula sedaya | ilmu lan amal kula dados mlebet suarga
Duhai Yang Mahatahu keadaan hamba-Nya | tuntun kami pada ilmu dan amalan surga

بِجُوْدِكَ يَاجَوَّادْ يَاوَاحِدُ يَاصَمَدْ # إِجْعَلْنَا مِنَ الْفَائِزِيْنَ فَوْزًا لِلْأَبَدْ
Pangeran Maha Loman, Suci, lan sineja | mugi kula sedaya dadosa tiyang beja
Dengan kemuliaan-Mu duhai Yang Mahaesa | jadikanlah kami kaum yang berbahagia

يَا سَمِيْعُ يَا بَصِيْرُ يَا وَاجِدُ يَا أَحَدْ # سَأَلْنَاكَ نِعْمَةً لَا تُحْصِى أَنْتَ الْمَعَادْ
Duh Gusti Mahamireng, Mirsani, lan Ngijeni | nyuwun kula ing nikmat ingkang tanpa ngitungi
Gusti Yang Maha Melihat, Mendengar dan Tunggal | limpahkan nikmat yang tak dapat dihitung akal

وَأَنْتَ صَاحِبُ كُنْ فَيَكُوْنْ إِذَا أَرَدْ # تَ شَيْــــــــــــــئًـا وُجُوْدَهُ أَنْتَ مُرِيْدُ الْمُرَادْ
Njenengan lamon kersa “Wujuda!” nuli ana | boten wonten halangan Njenengan lamon kersa
Engkau titahkan “Jadi!” maka jadilah ia | tak ada penghalang bagi-Mu Mahakuasa

يَا غَنِيُّ يَا حَمِيْدُ وَيَا رَزَّاقُ قَدْ # رَجَوْنَا سَلَامَتَنَا فِى الدَّارَيْنِ فَقَطْ
Duh Gusti Dzat kang sugih, pinuji, lan ngerizqini | nyuwun kula mung slamet dunia akherat sami
Duhai Yang Mahakaya, Maha Pemberi rizqi | s'lamatkan kami di dunia dan akhirat nanti

بِسْمِكَ الْعَظِيْمِ حَصِّلْ جَمِيْعَ مَا قَصَدْ # نَاهُ مِنْ ذِكْرِكَ وَالتَّشَكُّرِ فِي الْأَوْقَاتْ
Kelawan Asma Agung Tuan mugi hasil sedaya | seja sageda eling lan syukur sediakala
Dengan Nama Agung-Mu sampaikan tujuanku | 'tuk selalu ingat dan syukur sepanjang waktu

يَا عَلِيُّ يَا عَظِيْمُ يَا قَهَّارُ بِفَضْـــــــــــــ # ـــــــــلِكَ سَلَّمْتَنَا مِنَ الْأَهْوَالِ وَالْأَفَاتْ
Duh Gusti ingkang Luhur, Agung, Murbamesesa | nyuwun slamet kula sedaya saking pancabaya
Duhai Yang Mahatinggi, Agung lagi Perkasa | selamatkanlah kami dari duka nestapa

يَا سَلَامُ يَا سَلَامُ يَا قَاضِيَ الْحَاجَاتْ # يَا رَفِيْعُ ارْفَعْنَا عِنْدَكْ أَعْلَى الدَّرَجَاتْ
Duh Gusti ingkang paring sedaya hajat kula | mugi nginggahna kula ing drajat luhur mulya
Duhai Yang Mahadamai, Pemenuh kebutuhan | angkatlah kedudukan kami di sisi Tuan

يَا أَوَّلُ يَا أَخِيْرُ سَأَلْنَاكَ بِعَدْ # لِكَ رِضَاءً مَقْرُوْنًا بِحُسْنِ الْإِعْتِقَادْ
Duh Gusti Awal Akhir nyuwun kula sedaya | karidhan Tuan sarta baguse tekad kula
Duhai Awal dan Akhir kumohon keadilan | serta kerelaan dan kokohnya keyakinan

رَبِّ رَبَّ الْعِزَّةِ قِنَا مِنَ الْمُفْسِدَاتْ # سَلِّمْنَا مِنَ الْأَهْوَالِ وَمِنَ الْمُهْلِكَاتْ
Pangeran Mahaluhur mugi paring pangreksa | slamet saking sedaya pekewuh lan pengrisak
Yang Mulia, tolong kami dari kerusakan | selamatkan dari bencana dan kehancuran

لَقَدْ حَقَّ قَوْلُكَ الْمَكْتُوْبُ فِي فُرْقَانِكْ # مَنْ عَرَفَكَ بِجَدِّكَ لَفِي جَنَّتِكْ
Saestu leres dhawuh Tuan wonten ing Qur’an | sapa wonge ma’rifat mlebu suarga Tuan
Sungguh benar Firman-Mu dalam Kitab Pembeda | orang yang mengenal-Mu ialah ahli surga

اَلْقُرْأَنْ كَلَامُ اللهْ كَلَامُ اللهِ الْحَنَّانْ # وَ أَدْخِلْنَا بِذَلِكَ فَرَادِيْسَ الْجِنَانْ
Al-Qur’an Dhawuh Allah, Gusti kang Mahawelas | mugi dados lantaran mlebet suarga firdos
Al-Qur’an Firman-Mu Duh Gusti Yang Mahawelas | masukkan kami ini ke dalam surga Firdaus

يَا حَفِيْظُ يَا نَصِيْرْ يَا وَكِيْلُ يَا اَللهْ # بَارِكْ لَنَا وَلَهُمْ أَجْمَعِيْنَ يَا اَللهْ
Duh Gusti Dzat kang ngreksa, nulung lan kapercaya | mugi paringa berkah dateng kula sedaya
Duhai Maha Penjaga, Penolong, Terpercaya | curahkanlah berkah-Mu bagi kami semua

Demikian teks doa syi’ir Dzikrul Ghofilin berikut terjemahnya
size='medium'/>

Thursday, December 28, 2023

Cara Belajar Gus Baha

Cara Belajar Gus Baha,Sebelum Gurunya mengajar dipelajari dulu kitabnya nanti cocok cocokan cara menjelaskan pemahaman apakah sudah benar sesuai dengan tafsir penjelasan gurunya apa belum kalau sudah 80% sama berati sudah kategori berhasil menerima ilmu gurunya.Alhamdulillah juga diadobsi na nun sebelum besok diajarkan gurunya dikelas malamnya dipelajari didampingi mama e #ilmuagama #carabelajar #ilmupengetahuan.
 
size='medium'/>

Monday, December 11, 2023

Cara Mudah Alim Soleh



Qanaah adalah sikap rela menerima dan merasa cukup atas hasil yang diusahakannya serta menjauhkan diri dari dari rasa tidak puas dan perasaan kurang. Orang yang memiliki sifat qana'ah memiliki pendirian bahwa apa yang diperoleh atau yang ada didirinya adalah kehendak Allah .

 Amalan Tiap Hari

Tiap Hembusan Nafas Dzikir Sholawat Allah

Ya Bunayya Jalizil Ulama(kumpul wong soleh)

Sholat berjamaah
Berbakti Kepada Orang Tua
Fatihah kanjeng Nabi
Wailahadroti jamii masyayikhina fatihah
Robbifirli waliwalidaiya warhamhuma kama robayanishogiro...
Lailaha ilallah al maliqul haqqul mubin,100x Muhammadurrasulullah, shodiqul wa'dil amin.1x Artinya: "Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Menjadi Raja, Maha Benar, Maha Menjelaskan. Nabi Muhammad utusan Allah Yang benar, menepati janji dan terpercaya.

sebelum fajar
Alfatihah 100x
Surah Ikhlas 7x/11x
Surah Alfalaq 7x/11x
Surah Annas 7x/11x
Ayat Qursi 11x hajat berat 171x
450x
ya samiu ya bhasir 100x
Sholawat 100x hajat berat 1000x
Subhanallah Wa Bihamdihi Subhanallahil Adzim Astgafirullahil Adzim  100x hajat berat 1000x

Habis sholat nariyah 7x/11x

Baca surah yasin min 1x tiap hari
Pagi surah arrahman
Sore al waqiah 3x
Surah tabarok Al mulk

Nirakati Anak 
Fatihah kanjeng nabi
Fatihah Wailahadroti jamii masyayikhina 
Fatihah ke satu satu anak kita 7x habis itu didoakan
7x habis subuh dan magrib 1 ayat laqodjaakum
 rodhidubillahhirobbal wabilislamnidina wabimuhammadinnabiyau warosula robbizidna ilma warzukni fahma 3x pagi dan petang
ya jabbar ya qohar 99x






      
Yasin 41x

   










Jakarta - Ya Jabbar Ya Qahhar artinya wahai Tuhan yang Maha Perkasa dan Maha Menaklukkan.

Keduanya merupakan bagian dari 99 Asmaul Husna (nama-nama baik dan indah Allah SWT), yang juga sering dijadikan sebagai bacaan dzikir umat Islam.

Makna Ya Jabbar & Ya Qahhar

Dikutip dari ebook KH. Hasyim Asy'ari - Pengabdian Seorang Kyai Untuk Negeri oleh Ahmad Baso, dkk., terbitan Museum Kebangkitan Nasional, arti Ya Jabbar dan Ya Qahhar sejatinya sama.

Ya Jabbar (الْجَبَّارُ)

Al Jabbar atau Ya Jabbar artinya Maha Perkasa/Gagah. Di mana, kehendak-Nya akan pasti terjadi dan tidak bisa dihalangi oleh siapa pun.

Asma Ya Jabbar memiliki makna keagungan sifat yang tidak bisa dijangkau oleh siapa pun. Allah Maha Tinggi, sehingga semua yang rendah harus tunduk dan patuh kepada-Nya.

Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an surat Al-Hasyr Ayat 23:

هُوَ اللّٰهُ الَّذِيْ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۚ اَلْمَلِكُ الْقُدُّوْسُ السَّلٰمُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيْزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُۗ سُبْحٰنَ اللّٰهِ عَمَّا يُشْرِكُوْنَ

Artinya:

"Dialah Allah tidak ada tuhan selain Dia. Maharaja, Yang Mahasuci, Yang Mahasejahtera, Yang Menjaga Keamanan, Pemelihara Keselamatan, Yang Mahaperkasa, Yang Mahakuasa, Yang Memiliki Segala Keagungan, Mahasuci Allah dari apa yang mereka persekutukan." (QS Al-Hasyr:23).

Ya Qahhar (القهار)

Al Qahhar atau Ya Qahhar artinya Maha Menaklukkan/Menundukkan segala sesuatu. Sebagai Al Qahhar, Allah SWT senantiasa tidak bisa dikalahkan atau dihalangi oleh siapa pun.

Al Qahhar bermakna menundukkan untuk mencapai tujuan, merendahkannya, dan mencegah lawan dari mencapai tujuan.

Tata Cara Mengamalkan Ya Jabbar Ya Qahhar

Dikutip dari ebook bertajuk Ibadah Para Juara oleh Rizem Aizid, cara untuk mengamalkan Ya Jabbar yaitu dengan berdzikir sebanyak 226 kali setiap pagi hari dan sore hari. Insya Allah hal ini akan membuat kita diselamatkan dari kezaliman penguasa maupun orang-orang yang kejam, dan membuat musuh tunduk.

Dalam e-book Ibadah Para Juara karya Rizem Aizid, disebutkan bahwa barang siapa mengamalkan Ya Qahhar, dengan membacanya sebanyak 306 kali setiap hari, Insya Allah ia akan dibersihkan dari sifat serakah. Sementara yang membaca Ya Qahhar 1000 kali setiap malam dan senantiasa memohon kepada Allah, maka insya Allah ia akan dipenuhi semua kebutuhannya.

Keutamaan Ya Jabbar Ya Qahhar

Dirangkum dari ebook bertajuk Ya Allah... Akalku Terhadap Ilmuku Dangkal oleh Sofiyah Satuyah Rasin, Ya Jabbar Ya Qahhar memiliki keutamaan, diantaranya untuk:

• Membuat seorang hamba senantiasa untuk diberi kekuatan dan petunjuk dari Allah SWT.

• Agar takut berbuat dosa dan hanya mengharap ampunan dari segala ketidakmampuan.

• Agar tidak sombong ketika mampu berbuat kebaikan.

• Membuat kita selalu dan menghargai kedisiplinan.

Ya Jabbar Ya Qahhar Jadi di Balik Sejarah Lahirnya Nahdlatul Ulama (NU)

Dijelaskan dalam buku tersebut, kedua asma Allah SWT ini biasanya dijadikan amalan untuk menjatuhkan kekuatan/wibawa musuh yang melakukan hal yang sewenang-wenang.

Setelah menerima bacaan tasbih dan amalan ini, membuat tekad KH Hasyim Asy'ari (salah satu pendiri NU) dalam mendirikan jam'iyah (organisasi) semakin yakin.

Dilansir dari laman NU Online, dalam proses lahirnya NU, Kiai Hasyim Asy'ari melakukan ketaatasasan dengan Kiai Cholil Bangkalan lewat santri As'ad Syamsul Arifin.

Setelah melalui beberapa kali perjalanan dari Tebuireng ke Bangkalan, Madura, Kiai Hasyim Asy'ari akhirnya petunjuk tongkat dari tasbih yang diberikan Kiai Cholil kepada santri As'ad Syamsul Arifin.

Setelah petunjuk tasbih diberikan As'ad ke Kiai Hasyim Asy'ari, ia bertanya kepada As'ad: "Apakah ada pesan lain lagi dari Bangkalan?"

As'ad kemudian hanya menjawab: "Ya Jabbar, Ya Qahhar", yang diulang hingga 3 kali oleh As'ad sesuai pesan sang guru.

Kiai Hasyim Asy'ari lalu berkata, "Allah SWT telah memperbolehkan kita untuk mendirikan jam'iyyah". (Choirul Anam, Pertumbuhan dan Perkembangan NU, 2010)

Pada 16 Rajab 1344 tepatnya tanggal 31 Januari 1926 Masehi lahirlah NU, jamiyah yang didirikan para ulama pesantren Ahlussunah wal Jamaah (Aswaja) di Surabaya, Jawa Timur.

Itu tadi penjelasan seputar Ya Jabbar Ya Qahhar yang artinya Tuhan yang Maha Perkasa dan Maha Menaklukkan. Semoga dengan memahami makna asma Allah SWT tersebut, membuat kita lebih dekat dengan Tuhan Semesta Alam. Amin






































Hilangnya istiqomah tanda dicabut kenikmatan Taqwa kita.











Subuh arrahman
Gedeaken adah baca surah yasin istiqomah tiap hari

Hbis ashar alwaqiah surah yasin istiqomah dan ikhlas tiap hari









































size='medium'/>

Viewer 0

 Konten Shopee Affiliate masih 0 view padahal rutin bisa jadi karena konten kurang menarik, kurang riset keyword & niche, salah waktu po...